menyediakan informasi parenting, kesehatan, psikologis, dan tumbuh kembang anak serta berita terbaru mengenai perkembangan anak dan bayi
Showing posts with label psikologi. Show all posts
Showing posts with label psikologi. Show all posts
Monday, 11 January 2016
tips melatih indera bayi dengan alat sederhana
tips melatih indera bayi dengan alat sederhana- Sejak lahir bayi sudah siap distimulasi tapi harus sesuai tahap perkembangannya. “Begitu bayi lahir semua panca indra sudah berfungsi, ia sudah siap distimulasi dan dapat menyerap hal-hal baru di sekitarnya dengan cepat,” kata dr Setyo.
Panca indra yang sudah berfungsi baik utamanya pada indra penglihatan, pendengaran, peraba, dan keseimbangan (proprioseptif). Jadi, begitu si kecil lahir, orangtua harus mulai menstimulasi agar panca indranya berkembang lebih baik.
Pasalnya, perkembangan otak dimulai sejak dalam kandungan dan ketika bayi baru lahir panca indranya sudah berkembang. Namun, apakah perkembangannya optimal atau tidak, bergantung pada stimulasi yang diberikan.
Friday, 25 December 2015
pentingnya mengasuh anak
hal terpenting.
di dunia ini banyak hal yang penting. ilmu, ilmu sesuatu yang sangat penting. ilmu membuat kehidupan jauh lebih mudah dan nyaman. kedudukan, kedudukan juga penting. manusia adalah makhluk yang terhormat, bahkan paling sempurna. maka mempunyai kedudukan yang baik dan dihormati adalah sebuah kebutuhan. harta?. harta juga penting. tanpa harta sepeserpun kita akan mengalami banyak kesultan. dan silahkan sebut banyak hal lainnya yang penting di kehidupan kita. namun apa yang paling penting?. setiap orang mungkin punya perbedaan jawaban dan pandangan ketika harus menjawab pertanyaan tersebut. namun bila saya harus menjawab, maka saya akan setuju dengan jawaban WAKTU!. kenapa waktu?. misteri terbesar ilmu pengetahuan adalah waktu. apakah waktu tersebut?. bagaimana cara kerjanya?. yang jelas waktu adalah satu-satunya yang tak bisa kembali. waktu datang dengan gratis di kehidupan kita. tanpa melakukan apa-apa kita mempunyai waktu. namun, begitu terlewat dan pergi ia tak akan kembali lagi. sehebat apapun anda, anda tak akan bisa membeli waktu.
waktu anak-anak
seperti yang dingkap sebelumnya. semua orang memiliki waktu namun tak dapat mengembalikan waktu. begitu juga dengan anak-anak kita. mereka memiliki waktu berkembang. salah satu waktu terpenting yang biasa disebut golden age mereka adalah usia 0 sampai 5 tahun. waktu tersebut pasti akan dimiliki anak-anak kita. namun juga pasti dilewati mereka. bagaimana mereka memanfaatkan waktu terbaik dan paling berharga tersebut ada di tangan para orang tuanya. bila waktu tersebut dilewati dengan benar maka akan benar anak-nak kita nantinya. naun bila dilewati tidak maksimal, maka tidak maksimal pula hasilnya nanti. semua ada ditangan orang tua. namun ingat! sekali terlewat, maka taka kan kembali. silahkan pilih bagaimana anak anda akan anada buat melewatinya.
Tuesday, 22 December 2015
cara meredakan tangisan bayi yang ampuh
setiap bayi pasti menangis. tangisan pada bayi memang sangatlah wajar. suara tangisan bayi bahkan di tunggu-tunggu saat kelahirannya. akan tetapi tentu saja tangisan tersebut tidak bisa di biarkan saja. para orang tua kadang kesulitan meredakan tangisan bayi. bayi menangis bisa karena beberapa sebab. bisa saja karena demam atau kesakitan setelah di imunisasi. namun pada dasarnya bayi menangis karena mereka sedang membiasakan diri dengan lingkungan baru. ada beberapa cara yang dapat anda lakukan guna meredakan tangisan bayi. berikut kami ulas beberapa trik jitu meredakan tangisan bayi :
Bedong
Untuk orang dewasa, dibedong atau badan dibungkus kain rapat-rapat akan terasa amat tidak nyaman. Namun bagi bayi yang sedang merasa tidak nyaman, dibedong akan membuatnya merasa seperti berada dalam kandungan yang pernah ia tinggali. Bedong akan membantunya merasa lebih nyaman. Pertanyaan yang sering muncul, "Seberapa ketat", jawabanny, hingga ia tidak bisa menggerakkan tangannya dengan bebas.
Monday, 21 December 2015
melatih anak mandiri sejak dini
semua orang tua menginginkan anaknya mandiri. kita tentu sadar bahwa pada saatnya nanti anak akan dewasa. saat itulah kita harus melepas mereka. untuk mengantisipasinya, anak perlu di biasakan dan didik menjadi mandiri. namun banyak orang tua kebingungan mendidik annak menjadi mandiri. berikut kami bagikan tips mendidik anak agar mandiri. artikel berikut bersumber dari : asianparents yang di tulis oleh : Dyah D. Anggarini.
1.
Saat membaca sebuah tulisan yang mengulas tentang TMA Homeschool Conference 2015, saya merasa sangat lega. Salah satu pembicaranya, Joy Mendoza, membicarakan tentang membiarkan anak-anak yang mandi sendiri di awal usia mereka yang ketiga.
Joy mengatakan bahwa dengan melakukan hal itu, anak-anak belajar tentang cara merawat tubuh mereka, bahwa bagian pribadi mereka harus tetap menjadi pribadi, dan mengurangi satu pekerjaan ibu!
Saya senang karena semua poin yang ia sebutkan benar, terutama yang ketiga. Saya sesungguhnya merasa agak bersalah karena saya telah membiarkan anak kedua saya mandi sendiri, bahkan sebelum usianya empat tahun. Saya sangat lega mengetahui ada ibu-ibu di luar sana yang melakukannya.
baca juga :
- cerita anak : semut dan kepompong
- kebiasaan orang tua yang baik saat anak tidur dan bangun tidur
- mengatasi dampak buruk berita negatif pada anak
Tuesday, 1 December 2015
ini cara mengurangi dampak buruk berita negatif pada anak
jaman modern seperti sekarang biasa di sebut jaman informasi. informasi hadir di setiap sudut kehidupan kita. tidak hanya lewat televisi, koran dan radio seperti belsan tahun yang lalu. kini informasi bahkan ada di genggaman kita masing-masing. sayangnya, informasi yang ada tidak selalu informasi yang menyenangkan, baik dan berkualitas saja. informasi yang banyak kita cerna serimh juga adlah berita buruk, menyedihkan bahkan terkadang bohong. celakanya, informasi-informasi ini tidak hanya jadi bahan konsumsi orang dewasa. anak-anakpun kini dengan tanpa kesulitan berarti mampu mengakses semua jenis informasi.
informasi-informasi yang di akses anak-anak tentu berdampak pada mereka. bisa berdamak buruk bisa juga berdampak baik. peran orang tua dalam mendampingi anak ketika mencerna informasi sangatlah penting. terutama informasi atau kabar buruk. siapapun orang tua tidak ingin anaknya terkena damak buruk sebuah berita. untuk itu mari kita simak beberapa tips guna menyaring berita buruk bagi anak-anak ini. tips yang disampaikan oleh Irma Gustiana A.,MPsi, psikolog anak dan keluarga dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia diambil dari situs http://www.parenting.co.id. berikut tipsnya :
Monday, 30 November 2015
heboh!. menurut anak ini teman yang suka nonton GGS menjadi paling jahat di sekolah.
biasanya para ahli yang menganalisa sesuatu. namun di facebook muncul sebuah tulisan tangan seorang anak yang menganalisa dan meneliti pengaruh tontonan dengan sifat temannya. sebuah foto diunggah oleh akun facebook bernama aan trifolium. foto tersebut adalah capture sebuah tulisan anaknya yang menyimpulkan bagaimna tingkah temannya menurut tontonan mereka. meskipun terkesan tulisan biasa, namun isinya tak kalah dengan analisa para ahli.
yang lebih mengejutkan, hasil anlisisnya bahwa teman-temannya terpengaruh dengan tontonan mereka. masing-masing tontonan membentuk kepribadian masing-masing temannya. ambil contoh yang suka menonton ganteng-ganteng srigala, temannya yang suka nonton sinetron yang dibintangi aliando ini menurutnya adalah anak-anak yang paling jahat di sekolahnya. menurutnya mereka sering berkata kasar dan memerintah teman-temannya. mereka juga tidak pintar namun sering mencontek. yang lebih menarik, yang suka menonton spongebob justru anaknya lucu dan baik. juga suka mengalah.
untuk lebih jelasnya silajkan lihat foto berikut :
mulai sekarang pilih-pilih lah tayangan yang ditonton anak anda. anak kecil saja sudah mampu menganalisa pengaruh tontonan teman-temannya. masa kita ketinggalan?
yang lebih mengejutkan, hasil anlisisnya bahwa teman-temannya terpengaruh dengan tontonan mereka. masing-masing tontonan membentuk kepribadian masing-masing temannya. ambil contoh yang suka menonton ganteng-ganteng srigala, temannya yang suka nonton sinetron yang dibintangi aliando ini menurutnya adalah anak-anak yang paling jahat di sekolahnya. menurutnya mereka sering berkata kasar dan memerintah teman-temannya. mereka juga tidak pintar namun sering mencontek. yang lebih menarik, yang suka menonton spongebob justru anaknya lucu dan baik. juga suka mengalah.
untuk lebih jelasnya silajkan lihat foto berikut :
mulai sekarang pilih-pilih lah tayangan yang ditonton anak anda. anak kecil saja sudah mampu menganalisa pengaruh tontonan teman-temannya. masa kita ketinggalan?
cara agar anak menjadi yang terbaik menurut Thomas Armstrong, Ph.D
setiap anak dilahirkan berbeda. baik fisik maupun mental, termasuk kecerdasannya. pada dasarnya tiap anak cerdas, namun kecerdasan mereka tidak dalam hal yang seragam. hindari menuntut anak cerdas dibidang yang kita inginkan. biarkan anak mengetahui bidang kecerdasannya masing-masing. dan kita dorong mereka menjadi yang terbaik dibidangnya.
berikut ini kami share sebuah artikel yang baik untuk pemahaman orang tua, Diterjemahkan dari artikel “15 Ways to Help Your Child Become the Best He or She Can be” oleh Thomas Armstrong, Ph.D, Director of American Institute of Learning & Multiple Intellegence Expert, USA.
Saturday, 28 November 2015
ucapan orang tua yang berdampak buruk bagi anak
bagaimanapun anak-anak tetaplah manusia. meskipun mereka kecil dan belum mengerti banyak hal, mereka tetaplah memiliki perasan. layaknya manusia pada umumnya, perasaan mereka juga dapat terpengaruh lingkungan sekitar. salah satu faktor lingkungan yang mempengaruhi adalah apa yang mereka dengar. mereka mendengar banyak hal, baik yang positive maupun negative. semua itu dapat mempengaruhi jiwa mereka. salah satu yang tiap hari mereka dengarkan adalah perkataan atau ucapan orang tua. untuk itu berhati-hatilah dalam memilih perkataan kepada mereka.
namun, tak sedikit orang tua lalai dalam memilah perkataan untuk anaknya. apalagi saat dalam keadaan marah dan sebal. sering perkataan yang kasar dan sangat merusak juwa mereka yang diperdengarkan. untuk itu kami akan coba berbagi ucapan-ucapan yang sering diucapkan orang tua kepada anak, namun berdampak buruk bagi anak. berikut ucapan-ucapan teresebut :
- "kenapa sih anak ku begitu?"
Friday, 27 November 2015
sentuhan yang di butuhkan anak
anak adalah harta yang tak ternilai. baginya kita rela memberikan apa saja asal demi kebaikannya. mulai memastikan makanan dan minumannya sehat dan bergizi, kesehatannya selalu terjaga, keinginannya akan mainan terpenuhi, pendidikannya di dapat dari yang terbaik, dan sebagainya. namun terkadang orang tua tidak sadar bahwa hal kecil tergadang justru sangat berarti baginya. hal kecil yang dewasa ini sering di lewatkan orang tua adalah sentuhan. banyak orang tua fokus mencari nafkah demi kepentingan anak namun justru menjauhkan mereka dari anak. sehingga anak jarang tersentuh orang tuanya. dan justru di sentuh orang lain.
sentuhan orang tua sangat besar artinya bagi anak-anak. seperti yang kita ketahui, bahasa tubuh lebih bermakna daripada bahasa verbal. dan anak-anak lebih peka terhadap bahas tubuh daripada bahasa verbal. sentuhan yang baik akan memberi arti lebih daripada sekedar perintah lewat mulut. lalu sentuhan macam apa yang di butuhkan anak? berikut beberapa sentuhan yang dibutuhkan anak-anak dari orang tuanya :
- bergandengan tangan. Menggandeng tangan anak saat berjalan bersamanya akan memberikan rasa aman, terutama ketika Anda dan ia sedang mengunjungi suatu tempat yang asing atau bepergian jauh dari rumah. kesan bahwa anda akan selalu berada disampingnya dan menjaganya akan dirasa anak. sehingga anak merasa aman dan nyaman bersama anda. Bayi juga bisa berjalan lebih cepat jika Anda menuntunnya saat belajar berjalan.
Sunday, 22 November 2015
5 pola efektif mendidik anak menurut Dr. Abu Al Hamd Rabee
anak adalah buah hati yang sangat di sayangi. segala sesuatu kita usahakan adalah hal yang terbaik baginya. salah satu yang menjadi perhatian seorang ibu maupun bapak adalah pola asuh. pola asuh adalah sebuah alat yang memproses mereka. pola asuh kita akan menentukan bagaimana dan menjadi apa mereka kelak. untuk membantu para orang tua memilih pola asuh berikut kami bagikan 5 pola efektif mendidik anak.
pola asuh ini diambil dari Kitab "Baitul Muslim Al Qudwah" karya Dr. Abu Al Hamd Rabee. Dalam kitab tersebut, Al Ustadz Abu Al Hamd Rabee menjelaskan, ada 5 model yang efektif dalam mendidik anak.
- Pertama, Model Qudwah
Untuk itu orang tua harus menjadi contoh teladan dalam kebaikan bagi anak-anak. Dengan demikian anak bukan hanya mendapatkan
Saturday, 21 November 2015
5 Kebiasaan Orangtua yang baik Ketika Anak Tidur dan Bangun Tidur
anak adalah segalanya bagi seorang ibu maupun bapak. apapun yang terjadi pada anak sangat mereka perhatikan dengan seksama. apakah itu fisiknya, prilakunya, perasaannya dan bahkan kebiasaannya. semua itu untuk memastikan anak bertumbuh kembangb dengan baik.
salah satu hal yang menjadi perhatian adalah mood anak kita. dalam keseharian terkadang anak rewel, senang, lesu, giat dan lain lainnya. tapi tahukah anda? ternyata mood anak bisa di usahakan baik sepanjang hari. di ambil dari sebuah halaman FB yang konsen pada masalah anak, berikut tips bagi orang tua untuk membangun mood yang baik pada anak :
Dear Bunda,
Seorang anak sepanjang hari sangat rewel dan selalu saja menangis bisa jadi hal ini karena
kondisi emosinya yang tercipta saat dia bangun tidur dan saat hendak
tidur di malam hari.
Ada efek psikologis yang akhirnya membuat
anak sepanjang hari selalu meminta perhatian kita. Apakah kita kurang
memberikannya perhatian? Bisa saja. Apa pun bisa, karena ini penilaian
anak terhadap orangtuanya. Kita merasa cukup memberikan perhatian,
tetapi ternyata yang dibutuhkan anak berbeda.
Subscribe to:
Posts (Atom)










